Showing posts with label Share. Show all posts
Showing posts with label Share. Show all posts

Doa Pagi Share WhatApp Muslim

🔸 Doa Pagi 🔸

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                                                 🔸 Yaa Allah...
Kami bersyukur padaMu karena telah menjaga tidur kami dan membangunkan kami kembali di pagi ini

Engkau telah ijinkan kami kembali memulai hari yang indah ini
Kami mohon pagi ini untuk berbagi dengan orang² di sekeliling kami.
Jadikanlah mereka nyaman berada didekat kami.

🔸 Yaa Allah...
Jadikanlah hari ini penuh keindahan, keindahan dengan rahmatMu yang berlimpah.
Berikanlah hati kami kedamaian, ketenangan dan keikhlasan.
Berikanlah kami kejernihan pikiran sehingga dapat dengan bijak dan sabar menyikapi segala ujian hari ini.

🔸 Yaa Rabbana...
Jadikanlah apa yang kami lakukan hari ini sebagai amalan untuk bekal kami menghadap Mu.

🔸 Yaa Rabbana...
Tegarkanlah hati dan badan ini untuk tetap berjalan dalam naungan CahayaMu.
Hilangkan kelelahan kejenuhan dalam diri kami sehingga kami bisa memberi yang terindah bagi keluarga, sahabat dan lingkungan kami.

🔸 Yaa Allah...
Berikanlah kasihMu, RahmatMu, PerlindunganMu, CahayaMu untuk saudara2 kami tersayang yang membaca untaian doa ini.
Berkahilah umurnya...
Berilah kesehatan padanya.
Angkatlah penyakitnya
Murahkanlah rejeki padanya.

Dan berilah kekuatan dan kemampuan untuk selalu Istiqomah dalam membaca kalam Mu.

Dan jadikanlah Al Qur'anul Kariim yang kami baca sebagai syafaat untuk kami dalam kehidupan di dunia ini, di alam kubur dan di yaumil mahsyar kelak .. 😭😭😭

آمِيّنْ...آمِيّنْ...آمِيّنْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Selamat pagi dan selamat beraktifitas, semoga senantiasa dlm limpahan Rahmat Allah SWT.
Aamiin..Yaa...Robbal 'aalamiin.

Bangun Pagi ini Apa yang Kita Pikirkan?

*BANGUN PAGI INI APA YG KITA PIKIRKAN*

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sahabatku,

Rasulullah shalallahu alaihi'wassalam bersabda :

“ Barangsiapa yang bangun di pagi hari namun hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah-olah dia tidak melihat hak Allah dalam dirinya maka Allah akan menanamkan 4 penyakit dalam dirinya: 

1. Kebingungan yang tiada putusnya,

2. Kesibukan yang tidak ada ujungnya,

3. Kebutuhan yang tidak terpenuhi

4. Keinginan yang tidak tercapai”.
( HR. Ath Thabrani).
 
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim725).

Apa yang kamu takutkan jika Allah yang Maha memiliki alam semesta ini telah menjamin hari mu?

"Barangsiapa yang Shalat Subuh maka dia berada dalam jaminan Allah...” (HR. Muslim no. 163).

"Maukah kamu aku tunjukkan  perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah), & paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, ...”  Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Maha tinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377)

“…Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’d: 28).

Lalu tutup pagimu dengan sholat dhuha, bersedekah untuk 360 persendianmu, maka Allah akan mencukupimu hingga sore hari :

“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, jangan-lah engkau tinggalkan 4 raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akn mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad)

"Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan :

“Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.” (HR. Ahmad)

Betapa tenang dan damainya pagi hari jika kita mulai dengan memelihara hak Allah. 

Allahu a'lam.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Share Kata-kata Indah buat WhatsApp

_ADA ANAK GADIS_
_BERTANYA PADA IBUNYA YANG CANTIK..._

*"Ibu..,*
*ibu selalu terlihat cantik.*
*Aku ingin seperti ibu,* *beritahulah aku caranya.”*

Dengan tatapan lembut & senyum haru, sang ibu menjawab :

_"Untuk bibir yang menarik..._
_ucapkanlah perkataan yang baik”_

_“Untuk pipi yang lesung..._
_tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapapun…”_

_“Untuk mata yang indah menawan..._
_lihatlah selalu kebaikan orang lain…”_

_“Untuk tubuh yang langsing..._
_sisihkanlah makanan untuk fakir miskin…”_

_“Untuk jemari tangan yang lentik menawan..._
_hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu…”_

_“Untuk wajah putih bercahaya..._
_bersihkanlah kekotoran batin…”_

_Anakku.._
_Janganlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu."_

_"Kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian.."_

Jika kamu *BENAR,*
_maka kamu tidak perlu marah._

Jika kamu *SALAH,*
_maka kamu wajib minta maaf._

Kesabaran dengan keluarga adalah *KASIH.*

Kesabaran dengan orang lain adalah *HORMAT.*

Kesabaran dengan diri sendiri adalah *KEYAKINAN.*

Kesabaran dengan TUHAN adalah *IMAN.*

_Jangan terlalu mengingat masa lalu,_
_karena hal itu akan membawa *AIR MATA.*_

_Jangan terlalu memikirkan masa depan,_
_karena hal itu akan membawa *KETAKUTAN.*_

_Jalankan saat ini dengan senyuman,_
_karena hal itu akan membawa *KECERIAAN..!*_

_Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik._

_Setiap masalah yang timbul bisa *menguatkan* atau *menghancurkan.*_

_Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi *korban* atau *pemenang.*_

_Carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik._

_*Hal-hal yang indah tidak selalu baik,*_
_*tapi hal-hal yang baik akan selalu indah...*_

_Selamat siang... smg Alloh merahmati kita semua dan senantiasa membimbing hati kita shg menjadi hati yg selamat....QOLBUN SALIM....

Motivasi Share di WhatsApp

_*"Motivasi pagi"*_
                               
Hidup itu seperti *UAP*,  yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap !
Ketika Orang memuji *MILIKKU*,
aku berkata bahwa ini *HANYA TITIPAN* saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA ...

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
*MENGAPA DIA* menitipkannya kepadaku?
*UNTUK APA DIA* menitipkan semuanya kepadaku.

Dan kalau bukan milikku,
apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
_kusebut itu_ *MUSIBAH,*
_kusebut itu_ *UJIAN*,
_kusebut itu_ *PETAKA*,
_kusebut itu apa saja ..._
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah *DERITA*....

Ketika aku berdo'a,
kuminta titipan yang cocok dengan
*KEBUTUHAN DUNIAWI*,
_Aku ingin lebih banyak_ *HARTA*,
_Aku ingin lebih banyak_ *MOBIL*,
_Aku ingin lebih banyak_ *RUMAH*,
_Aku ingin lebih banyak_ *POPULARITAS*,

_Dan kutolak_ *SAKIT*,
_Kutolak KEMISKINAN,_
Seolah semua *DERITA* adalah hukuman bagiku.

Seolah *KEADILAN* dan *KASIH-NYA*, 
harus berjalan seperti penyelesaian matematika
dan sesuai dengan kehendakku.

Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku ...

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan *DIA* seolah _Mitra   Dagang_ ku
dan bukan sebagai *Kekasih!*

Kuminta *DIA* membalas _perlakuan baikku_
dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku ...

_Duh ALLAH ..._

Padahal setiap hari kuucapkan,
_Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU ya ALLAH, AMPUNI AKU, YA ALLAH ..._

Mulai hari ini,
ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur
dalam setiap keadaan
dan menjadi bijaksana,
mau menuruti kehendakMU saja ya ALLAH ...

Sebab aku yakin
*ENGKAU* akan memberikan anugerah dalam hidupku ...
*KEHENDAKMU*  adalah yang ter *BAIK* bagiku ..

Ketika aku ingin hidup *KAYA*,
aku lupa,
bahwa *HIDUP* itu sendiri
adalah sebuah *KEKAYAAN*.

Ketika aku berat utk *MEMBERI*,
aku lupa,
bahwa *SEMUA* yang aku miliki
juga adalah *PEMBERIAN*.

Ketika aku ingin jadi yang *TERKUAT*,
aku lupa,
bahwa dalam *KELEMAHAN*,
Tuhan memberikan aku *KEKUATAN*.

Ketika aku takut *Rugi*,
Aku lupa,
bahwa *HIDUPKU* adalah
sebuah *KEBERUNTUNGAN*,
kerana *AnugerahNYA.*

Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu *BERSYUKUR* kepadaNYA

Bukan karena hari ini *INDAH*
kita *BAHAGIA*.
Tetapi karena kita *BAHAGIA*,
maka hari ini menjadi *INDAH*.

Bukan karena tak ada *RINTANGAN* kita menjadi *OPTIMIS*.
Tetapi karena kita optimis, *RINTANGAN* akan menjadi tak terasa.

Bukan karena *MUDAH* kita *YAKIN BISA*.
Tetapi karena kita *YAKIN BISA*.!
semuanya menjadi *MUDAH*.

Bukan karena semua *BAIK* kita *TERSENYUM*.
Tetapi karena kita *TERSENYUM*, maka semua menjadi *BAIK*,

Tak ada hari yang *MENYULITKAN* kita, kecuali kita *SENDIRI* yang membuat *SULIT*.

Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar,
cukuplah menjadi *JALAN SETAPAK* yang dapat dilalui orang.

Bila kita tidak dapat menjadi matahari,
cukuplah menjadi *LENTERA* yang dapat menerangi sekitar kita.

Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang,
maka *BERDOALAH* untuk kebaikan.

Ya Allah muliakanlah ahlak kami, tuntun & bimbing kami agar bisa menjauhi maksiat. Karuniakanlah kepada kami akhir kehidupan yang baik _*"Husnul khatimah"*_